Samalanga. Dalam rangkaian Rihlah Mahabbah yang berlangsung pada 5–10 Syawal 1447 H, Forum Dai Milenial (FDM) melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Prof. Dr. Tgk. H. Muntasir A. Kadir, MA, Pimpinan Dayah Jamiah Al-Aziziyah, Pembina UNISAI, sekaligus Ketua PCNU Bireuen. Kunjungan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat arah kelembagaan dan kualitas dakwah generasi muda.
Rombongan FDM disambut hangat dalam suasana penuh kekeluargaan dan intelektual, di mana pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang diskusi tentang pengembangan dakwah berbasis keilmuan dan organisasi yang lebih profesional.
Ketua Umum Forum Dai Milenial, Tgk. H. Akbar Miswari, S. Sos., menyampaikan bahwa kunjungan ini merupakan langkah strategis dalam memperkuat fondasi organisasi FDM, agar mampu berkembang sebagai wadah dakwah yang tidak hanya aktif, tetapi juga berintegritas. “Kami terus berupaya membangun Forum Dai Milenial sebagai wadah yang tidak hanya fokus pada aktivitas dakwah, tetapi juga memiliki kekuatan intelektual dan manajerial. Karena itu, masukan dari para ulama dan akademisi menjadi sangat penting bagi penguatan arah organisasi ke depan,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa FDM terbuka untuk berkolaborasi dengan berbagai kalangan, termasuk akademisi, guna memperluas jangkauan dan kualitas dakwah.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Tgk. H. Muntasir A. Kadir, MA atau lebih dikenal dengan Ayah Muntasir Batee Iliek menyampaikan petuah penting terkait penguatan organisasi dakwah di era modern. “Ajak para akademisi untuk bergabung dalam organisasi ini, supaya FDM lebih berintegritas, dan diterima di kalangan manapun,” pesannya.
Nasihat tersebut menekankan pentingnya keterlibatan kalangan akademisi dalam tubuh organisasi dakwah, sehingga mampu menghadirkan keseimbangan antara kekuatan keilmuan, integritas, dan penerimaan luas di tengah masyarakat.
Kunjungan ini menjadi salah satu momen penting dalam rangkaian Rihlah Mahabbah FDM, di mana para dai muda tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga mendapatkan arahan strategis dalam membangun organisasi dakwah yang kuat dan berkelanjutan. Melalui kegiatan ini, Forum Dai Milenial berharap dapat terus berkembang sebagai wadah dakwah yang inklusif, berintegritas, serta mampu menjawab tantangan zaman dengan pendekatan yang ilmiah dan moderat.